Rumus Excel Dan Cara Membuat Laporan Keuangan Di Excel

Cara Membuat Laporan Keuangan Di Excel

Laporan keuangan bisa kita buat dengan menggunakan Excel. Ada berbagai cara membuat laporan keuangan di Excel yang memanfaatkan berbagai fungsi dan juga formula. Formula yang disediakan oleh Microsoft Excel memang ada yang umum dipelajari saat sekolah.

Tetapi ada juga yang sangat membantu pada saat kita bekerja. Banyak fitur Excel gratis yang dapat digunakan untuk menganalisa transaksi, mencatat data, mengolah, lalu menyajikan data tersebut ke dalam laporan keuangan.

Bacaan Lainnya

Apa Itu Laporan Keuangan?

Sebelum membahas rumus Excel, ketahui lebih dahulu seputar laporan keuangan. Laporan keuangan ini di dalamnya terdapat berbagai transaksi perusahaan. Sebelum dibuat laporan keuangan, biasanya akan dibuat jurnal baik itu yang umum atau pun jurnal khusus.

Lalu dibuat juga buku besar, dan neraca baik itu neraca saldo serta neraca lajur. Ada pun juga laporan yang menunjukkan laba rugi, perubahan modal dan arus kas.

Beberapa Rumus Excel Yang Terkait Dengan Pembuatan Laporan Keuangan

Cara menyusun laporan keuangan relatif mudah menggunakan Excel, dan bisa kita custom sendiri sesuai dengan keinginan. Asalkan kita tahu juga beberapa macam rumus yang biasa digunakan pada Excel tersebut untuk menyusun laporan keuangan. Berikut ini ada beberapa di antaranya.

  1. IF
    Fungsi IF merupakan fungsi logika Excel yang paling sering digunakan. Biasanya IF digunakan untuk pengolahan data dalam jumlah banyak dan keputusan yang bercabang.
    • IF Tunggal
      Fungsi IF Tunggal kegunaannya cukup sederhana, IF ini bisa memeriksa nilai logika lalu mengambil tindakan kalau benar serta tindakan lain kalau salah. Misalnya untuk memeriksa debit kredit pada Neraca Saldo.
      Debit merupakan jumlah di sisi kiri akun dan kredit sebaliknya. Total debit tentu harus sama nilanya dengan total kredit. Untuk meyakinkan kalau saldo tersebut benar-benar sama, cara membuat laporan keuangan di Excel sederhananya dengan rumus IF tunggal.
    • IF Bercabang
      IF Bercabang bisa memeriksa nilai dua atau lebih logika. IF tunggal tak bisa digunakan jika logika lebih banyak dari satu.
  1. SUM
    Rumus SUM paling banyak diketahui dan dipakai pengguna Excel. Rumus SUM bisa data dari sel-sel Excel. Misalnya saja menghitung total debit pada neraca saldo.
  1. SUMIF
    Rumus SUMIF merupakan rumus Excel dengan fungsi menjumlahkan data di range Excel tertentu sesuai kriteria pengguna. SUMIF bisa untuk menghitung saldo akhir terhadap persediaan barang.
  1. COUNTA
    Pengertian rumus COUNTA yaitu rumus di Excel yang bisa kita gunakan untuk menghitung berapa jumlah baris dan kolom yang tidak kosong atau blank. COUNTA bisa digunakan untuk keperluan membuat informasi hutang piutang pada perusahaan.
  1. SLN & DB
    Aktiva pada perusahaan biasanya memiliki nilai penyusutan, nilai tersebut yang bisa lebih mudah kita hitung dengan memakai rumus SLN DB ini.
    • SLN
      Pengertian SLN yaitu rumus Excel dengan kegunaan menghitung penyusutan pada aktiva tetap. Caranya dengan memakai garis lurus sebagai metodenya.
    • DB
      DB merupakan rumus Excel untuk digunakan menghitung penyusutan pada aktiva tetap juga dengan metode yang berbeda. Metode yang dipakai DB yaitu saldo menurun atau declining balance.
  1. VLOOKUP
    Rumus VLOOKUP merupakan fungsi Excel untuk pengguna mengambil data tetapi dari tabel yang lain. Tentunya sering kali karyawan membutuhkan data yang ada di tabel lain untuk sebagai referensi dalam menyelesaikan pekerjaan.
    Rumus VLOOKUP misalnya bisa dipakai untuk mengambil saldo persediaan barang dari sumber tabel lain. Itulah beberapa rumus yang biasa dipakai dalam cara membuat laporan keuangan di Excel.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *