Pertolongan Pertama Dan Cara Mengatasi Mimisan

Cara Mengatasi Mimisan

Pernahkah kamu mengalami mimisan? Proses keluarnya darah dari hidung ini bisa dialami oleh siapa pun. Bahkan, kamu juga berpeluang mengalami hal demikian.

Mimisan merupakan suatu kondisi dimana pembuluh darah halus yang ada pada hidung mengalami pecah sehingga terjadi pendarahan. Proses pendarahan ini umumnya tidak disadari oleh pasien sehingga pada umumnya mereka merasa panik.

Pasien dan orang-orang yang berada di sekitarnya kebanyakan tidak mengetahui cara mengatasi mimisan. Mereka justru panik dan akhirnya membuat pasien semakin ketakutan.

Bila suatu saat kamu atau orang di sekitarmu mengalami mimisan tentunya akan merasa bingung dalam mengatasinya jika tidak paham caranya. Beberapa pertolongan pertama sangat mengalami mimisan perlu kamu perhatikan dan pahami dengan baik sehingga tidak terjadi kepanikan.

Lantas, apa saja pertolongan pertama yang perlu kamu lakukan saat mengalami mimisan? Yuk pahami informasinya dalam uraian berikut ini.

Jangan Panik, Tetap Tenangkan Diri

Kebanyakan orang yang mengalami mimisan biasanya langsung merasa panik dan bingung dengan cara mengatasi mimisan. Kamu sebaiknya tetap tenang meskipun orang-orang yang berada di sekitarmu terkadang juga akan merasa panik.

Kepanikan yang dialami oleh pasien dan orang-orang di sekitarnya merupakan hal yang refleks terjadi dan dialami secara tidak sengaja. Meski demikian, kamu sebaiknya tetap tenang entah sedang mengalami mimisan maupun berada di sekitar orang yang mengalaminya.

Posisikan Tubuh Ke Arah Depan

Bukan kepanikan yang sebaiknya kamu lakukan bila mengalami mimisan. Pertolongan pertama yang sebaiknya kamu lakukan yakni dengan memosisikan tubuh ke arah depan. Posisi ini tentunya akan mencegah masuknya darah ke dalam tubuh.

Sayangnya, kebanyakan pasien mimisan akan refleks memosisikan tubuhnya ke arah belakang. Posisi seperti ini justru akan mengakibatkan darah mimisan bercucuran. Untuk itu, perlahan lakukan posisi tubuh ke arah depan dengan duduk secara tegak.

Darah tentunya tidak akan kembali mengalir ke arah tenggorokan bila kamu memosisikan tubuh ke depan. Hal tersebut juga akan menghindarkan pasien dari tersedaknya darah serta tidak muntah.

Jangan Menyumpal Aliran Hidung

Pasien juga biasanya akan refleks menyumpal aliran hidungnya ketika mengalami mimisan. Entah dengan tisu maupun kapas tidak akan bisa membuat aliran darah berhenti. Justru akan memperparah terjadinya mimisan, lho.

Kamu sebaiknya menghindari penyumpalan hidung dengan apapun. Bila kamu pernah melihat teknik penyumpalan aliran hidung menggunakan daun sirih, itu memang akan membuat aliran darah berhenti. Namun bukan disumpal melainkan disisipkan ke lubang hidung.

Aroma pada daun sirih akan merilekskan aliran darah yang tegang. Hal tersebutlah yang mengakibatkan darah akan berhenti mengalir.

Jepit Hidung Secara Perlahan

Apabila aliran darah masih belum dapat berhenti, kamu dapat melakukan penjepitan hidung secara perlahan. Jepit hidungmu di bawah tulang hidung sambal menegakkan kepala ke belakang.

Lakukan penjepitan hidung dengan jari tangan. Tunggu hingga beberapa saat hingga kamu merasa aliran darah mimisan tidak mengalir Kembali. Meskipun posisi hidung tertutup, kamu tetap harus bernapas menggunakan mulut, lho.

Lakukan Pengompresan Dengan Es

Sudah bukan hal yang asing bahwa es dapat membekukan aliran darah. Bila kamu sedang dekat dengan es, maka gunakan es untuk mengompresnya. Hal tersebut pastinya akan membuat aliran darah mimisan akan berhenti karena membeku.

Demikian pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan sebagai cara mengatasi mimisan. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa kamu terapkan saat terjadi mimisan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *