Begini Cara Menghitung Tagihan Listrik yang Benar

Cara Menghitung Tagihan Listrik

Sejak masa pandemi berlangsung, pemerintah menerapkan kebijakan untuk menghentikan sementara kegiatan pencatatan data listrik untuk meminimalisir penularan virus lebih luas lagi. Sebagai gantinya, tagihan listrik akan dibuat rata2 dari 3 bulan pemakaian akhir sebagai data yang dipakai.

Selagi itu diterapkan banyak yang kemudian mencari bagaimana cara menghitung tagihan listrik dengan benar sesuai dengan konsumsi listrik dirumahnya.

Langkah Menghitung Tagihan Listrik yang Benar

Untuk bisa mendapatkan berapa jumlah tagihan listrik setiap bulannya memang harus menggunakan rumus tertentu. Meski jumlah yang didapat mungkin tak 100 persen benar, namun paling tidak ada sejumlah biaya yang diperkirakan menjadi biaya tagihan listrik setiap bulannya. Berikut beberapa langkah untuk menghitung jumlah tagihan listrik.

  1. Cek golongan tarif listrik yang ada di rumah

    Langkah yang pertama adalah dengan melihat berapa golongan tarif listrik yang ada di rumah Anda. Biasanya golongan listrik untuk rumah tangga terdiri dari mulai golongan 900 VA hingga 1600 VA. Setiap besaran golongan tarif memiliki tarif listrik yang berbeda, semakin tinggi golongannya maka akan semakin mahal tarifnya.
    Untuk golongan 900 VA memiliki tarif Rp. 1.325 per kWh dan untuk golongan 1300 VA ke atas memiliki tarif sekitar Rp. 1.467 per kWh.

  1. Buat daftar alat elektronik yang dipakai di rumah Anda

    Kemudian langkah berikutnya adalah dengan menulis nama alat elektronik yang digunakan setiap hari di rumah Anda. Buat daftar dengan menulis nama alat elektronik, berapa daya listrik yang dibutuhkan dan berapa lama durasi waktu pemakaian alat tersebut.

  1. Buat perkiraan biaya listrik harian di rumah Anda dengan data tersebut

    Selanjutnya adalah dengan membuat perkiraan biaya listrik harian yang ada di rumah Anda. Seperti misalnya untuk pemakaian setrika dengan daya 300 watt yang dipakai selama 2 jam maka dibutuhkan daya listrik sebanyak 700 watt.
    Untuk penggunaan lampu sejumlah 7 buah dengan daya 30 watt yang digunakan dalam jangka waktu 12 jam maka daya listrik yang dibutuhkan adalah 7 x 30 x 12 jam dengan hasil sebanyak 2.520 watt dalam sehari.

  1. Jumlah total penggunaan listrik dan buat konversi

    Jumlah seluruh daya listrik yang menjadi konsumsi bulanan di rumah Anda kemudian konversikan watt ke kwh. Misalnya terdapat hasil perhitungan konsumsi daya listrik total adalah sebanyak 17.380 Watt kemudian dibagi 1000 maka akan memiliki hasil 17,38 kWh.
    Kemudian hitung 17,38 dikalikan dengan tarif dasar per kWh nya yaitu Rp. 1.325 yang hasilnya adalah Rp. 23.028 per hari.

Itu baru cara menghitung tagihan listrik per hari nya, jika ingin mengetahui tagihan per satu bulan maka tinggal kalikan saja sejumlah itu dengan durasi waktu 30 hari. Maka sudah bisa diketahui berapa jumlah tagihan listrik yang harus dibayarkan setiap harinya.

Tips Berhemat Pemakaian Daya Listrik di Rumah

Cara untuk menghitung berapa tagihan listrik di rumah Anda yang sudah dibahas di atas memiliki beberapa manfaat. Diantaranya adalah untuk mengetahui berapa besar konsumsi daya listrik bulanan di rumah Anda.

Kemudian untuk mengetahui apakah ada perangkat listrik yang boros daya listrik atau tidak di rumah Anda. Selain itu, juga bermanfaat untuk mengetahui apakah konsumsi daya berlangsung stabil atau tidak.

Jika kemudian Anda menyadari bahwa pemakaian listrik dilakukan berlebihan, maka Anda segera bisa melakukan penghematan listrik di rumah Anda.

Diantaranya adalah dengan menggunakan lampu hemat daya. Berusaha untuk disiplin dengan mematikan lampu atau alat elektronik setiap Anda selesai menggunakannya.

Dan berusaha untuk menggunakan alat elektronik sesuai kebutuhan saja. Sekian ulasan tentang cara menghitung tagihan listrik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *