Gejala Jantung Koroner yang Sering Disepelekan

Gejala Jantung Koroner

Jantung koroner adalah suatu kejadian rusaknya ataupun penyakit yang terdapat dalam pembuluh darah di jantung. Penyebab dari penyakit mematikan ini adalah adanya penumpukan plak yang mengakibatkan menyempitnya arteri koroner sehingga membatasi aliran darah ke jantung. Berdasarkan data, tercatat lebih dari 2 juta kasus jantung koroner di Indonesia. Penyakit ini seringkali menyerang manusia secara tak terduga. Berikut beberapa gelaja jantung koroner yang seringkali tidak diduga.

 7 Gejala Jantung Koroner yang Tidak Terduga

  1. Nyeri dada berkepanjangan

    Rasa nyeri dada yang sering dirasakan oleh penderita jantung koroner dapat menjalar hingga ke bagian tubuh lainnya seperti bahu, perut dan tangan bagian kiri. Jika nyeri dada hanya berlangsung sebentar, itu artinya plak yang menumpuk di arteri koroner belum memenuhi secara total. Namun jika nyeri yang dirasakan berlangsung lama dan berkepanjangan, segeralah bawa diri anda untuk diperiksa ke dokter.

  1. Batuk parah dalam waktu yang lama

    Setiap orang tentu pernah mengidap penyakit batuk, namun perlu anda perhatikan kembali apabila batuk yang anda idap berlangsung dalam waktu yang lama serta menghasilkan lendir berwarna putih ataupun merah muda maka anda harus memeriksakan hal itu ke dokter. Bisa saja tanda tersebut merupakan gejala jantung koroner akibat jantung tidak dapat bekerja secara optimal sehingga darah kembali ke paru-paru.

  1. Napas yang tidak stabil

    Jantung koroner disebabkan karena tidak optimalnya kinerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Akibat hal inilah yang mengakibatkan terjadinya sesak napas serta denyut jantung yang tidak stabil. Sehingga sangat disarankan untuk anda yang kerap kali sesak napas untuk memeriksakan diri ke dokter.

  1. Sering merasa mual dan muntah

    Penyumbatan yang terjadi di pembuluh darah mengakibatkan otot-otot jantung kekurangan pasokan oksigen. Kejadian ini yang dapat memicu terjadinya gejala berkeringat serta mual dan muntah. Gejala inilah yang kerap kali disepelekan oleh penderita jantung koroner karena termasuk gejala jantung koroner yang dianggap sepele.

  1. Mudah merasa lelah

    Akibat tidak terpenuhinya suplai oksigen ke seluruh tubuh menyebabkan kinerja organ-organ vital penderita menjadi mengeras sehingga menyebabkan timbulnya rasa lelah. Kondisi yang parah pun bisa saja terjadi saat penderita menghentikan aktivitas. Penderita jantung koroner yang mengalami rasa lelah dapat merasa sangat lelah walaupun sedang melakukan aktivitas ringan.

  1. Pusing berkunang-kunang

    Arteri yang tersumbat atau kurang optimalnya fungsi kerja katup jantung menyebabkan ketidakmampuan dalam memompa darah dengan stabil sehingga penderita jantung koroner mengalami pusing dan penglihatan yang berkunang-kunang. Gejala ini bisa saja sebagai akibat dari anemia, namun jika kondisi mulai parah anda harus memeriksa ke dokter.

  1. Sakit kepala

    Walaupun banyak orang menganggap tidak ada hubungannya antara sakit kepala dan jantung koroner, namun ada argumen teoritis yang mengatakan kalau penyakit yang berhubungan dengan jantung bisa saja ada hubungannya dengan sakit kepala karena gangguan pada sistem saraf otonom. Buktinya sebanyak 40% penderita jantung koroner tercatat menderita sakit kepala.

Itulah beberapa gejala jantung koroner yang kerap kali tidak diduga oleh penderita. Untuk anda yang memiliki gejala-gejala parah diatas, anda harus memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan bahwa anda baik-baik saja. Namun, untuk anda yang jarang bahkan tidak pernah mengalami gejala diatas maka anda harus selalu menjaga kesehatan dengan berolahraga secukupnya serta mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna karena kesehatan adalah hal yang sangat penting.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *