Jenis Penyakit Kulit Jamur yang Wajib diketahui

Penyakit Kulit Jamur

Kata “kulit jamur” pasti tidak terdengar asing bukan? Atau mungkin sebagian dari kita pernah mengalaminya? Jamur merupakan organisme yang dapat hidup di tanah, udara, air dan juga tubuh manusia. Infeksi kulit jamur disebabkan oleh infeksi jamur yang dapat menimbulkan ruam pada kulit dan terasa sangat gatal. Hal tersebut dapat mengganggu penampilan serta aktivitas kita. Infeksi kulit jamur tidak memandang usia, dengan kata lain bahwa setiap orang dapat terinfeksi. Jamur dengan mudah akan tumbuh di tempat yang lembab.  Setidaknya ada beberapa jenis penyakit kulit jamur yang wajib kita ketahui.

Beberapa Jenis Penyakit Kulit Jamur yang Perlu Diketahui

  1. Tinea Capitis

    Terlihat seperti ruam atau bercak botak pada kulit kepala serta menimbulkan rasa gatal. Dermatofit ini memang menyerang area kulit kepala serta batang rambut yang dapat menular. Infeksi ini biasa menyerang anak-anak sehingga harus diatasi sebaik mungkin sebelum menyebar.

  2. Tinea pedis

    Memiliki gejala seperti kulit yang terkelupas dan pecah-pecah di bagian kulit yang terinfeksi disertai dengan warna kemerahan dan melepuh, terasa sangat begitu gatal dan perih. Biasanya, jamur ini juga dikenal dengan kutu air yang banyak ditemukan pada olahragawan yang sering menggunakan kaos kaki hingga lembab. Selain itu, penggunaan kaos kaki yang basah juga bisa mengakibatkan tumbuhnya kutu air yang terasa sangat perih dan panas.

  3. Tinea crusis

    Tinea crusis muncul pada lipatan kulit yang mudah lembab. Misalnya bagian selangkangan dan sekitar alat kelamin. Tinea crusis memiliki gejala hampir sama dengan kulit jamur lainnya. Yaitu terlihat memerah dan menimbulkan rasa gatal. Salah satu penyebab timbulnya tinea crusis yaitu sering menggunakan celana ketat.

  4. Tinea corporis

    Jenis penyakit kulit jamur yang juga dikenal dengan ringworm atau kurap ini mungkin sering dialami orang-orang. Jamur ini sangat mudah dikenali dengan bentuk yang melingkar (ruam) dan disertai rasa gatal yang mengganggu. Penyakit ini bisa dialami akibat adanya jamur yang tumbuh di area kulit mati yang sangat menular. Jika tidak ditangani dengan baik, kurang bisa menyebar dan membesar sehingga sangat mengganggu si penderita.

  5. Kandidiasis kulit

    Infeksi ini disebabkan oleh jamur candida yang dapat muncul di daerah yang hangat dan lembab, seperti ketiak dan selangkangan. Gejalanya pun hampir sama dengan kulit jamur yang lainnya, kulit memerah dan terasa gatal. Area yang lembab menjadi lokasi favorit jamur ini. Untuk itu, selalu pastikan semua area tubuh Anda kering setelah mandi untuk mencegah jamur ini.

  6. Tinea Versicolor

    Penyakit kulit jamur ini biasa dikenal dengan nama panu. Jamur yang satu ini memang sering dialami oleh banyak orang dengan bentuknya yang khas yakni kulit yang berwarna putih dengan rasa gatal. Gejala jamur kulit ini bisa dilihat dari kulit yang kering dan terasa gatal. Lalu timbul bercak-bercak putih yang bisa menyebar dan membesar. Tentu panu sangatlah mengganggu penampilan serta sangat gatal.

Penanganan pada kulit yang sudah terinfeksi penyakit kulit jamur tersebut yaitu dengan obat-obatan antijamur yang sudah banyak tersedia di apotek terdekat, seperti krim atau salep. Obat antijamur berguna untuk menghancurkan dinding sel jamur dan membuat isi sel jamur serta sel jamur tersebut mati dan tidak tumbuh atau berkembang biak. Pengobatan kulit yang terinfeksi jamur membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kembali sembuh, setidaknya kurang lebih dua minggu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *